24 Maret 2019

Inilah 6 Alasan Pentingnya Strategi Branding bagi Bisnis Anda

Generic Banner

Inilah 6 Alasan Pentingnya Strategi Branding bagi Bisnis Anda
Inilah 6 Alasan Pentingnya Strategi Branding bagi Bisnis Anda
Tidak terhitung banyaknya kesalahpahaman yang terjadi ketika orang awam membedakan antara brand dan branding. Jika diringkas, brand adalah merek yang dimiliki perusahaan dan dicitrakan (image) oleh pelanggan. Sementara branding merupakan aktivitas mengomunikasikan brand. Aktivitas ini tidak sebatas membuat logo, tapi juga segala perencanaan untuk membangun dan memperbesar identitas/diferensiasi, reputasi, image, serta awareness dari brand.

Pengertian branding yang luas ini bisa menjadi pendukung laris manisnya sebuah brand, sekaligus merangkum kesan dan pengalaman yang diperoleh pelanggan. Tanpa branding, sebuah produk/jasa yang menjadi market leader bisa saja tergeser dan dilupakan dari persaingan.

Tentu saja risiko terhapus dari persaingan menjadi berlipat ganda bagi brand yang bukan top of mind pelanggan. Terlebih, brand dari bisinis kecil dan menengah seringkali terkendala pemahaman mendasar tentang branding. Akibatnya cara-cara pemasaran yang dilakukan pun sebatas penjualan jangka pendek, dengan fokus terlalu besar pada produk bukan pelayanan.

Sebagai bentuk pemahaman jangka panjang dari sebuah bisnis, berikut ini 6 alasan pentingnya branding bagi perusahaan.

1. Membangun Reputasi
Keputusan-keputusan pembelian tidak selalu datang dari fungsi dan manfaat suatu produk bagi pelanggan. Seringkali keputusan ini justru muncul karena perusahaan penyedia produk memiliki reputasi yang baik dengan tingkat sentimen negatif yang sangat minim. Kecermatan menentukan strategi branding bahkan memungkinkan produk Anda untuk mengganggu kenyamanan market leader!

2. Menyebarluaskan Nilai-Nilai Bisnis kepada Target Pelanggan
Masih berkaitan dengan sentimen. Melakukan branding juga bisa membantu kemunculan sentimen positif melalui penyampaian nilai- nilai bisnis Anda kepada target pelanggan. Nilai-nilai ini bisa menjadi magnet tersendiri yang akan mendorong pelanggan melakukan keputusan pembelian, berdasarkan ikatan sentimen yang persuasif.

3. Memberikan Identitas Produk
Karena brand memiliki image dan identitas, maka branding akan sangat berguna membantu mempertegas identitas tersebut. Identitas inilah pembeda utama antara produk/jasa Anda dengan produk/jasa milik pesaing.

Jeff Bezos, CEO dan Founder Amazon. com, mengibaratkan image tentang identitas ini dengan berucap, “your brand is what other people say about you when you’re not in the room.”

Melalui penegasan identitas ini juga Anda bisa memperkuat perlindungan hak merek Anda. Jadi, jika sewaktu- waktu pesaing baru mengeluarkan produk tiruan, Anda telah memiliki modal hukum yang kuat sesuai ketentuan Hak Kekayaan Intelektual (HKI).

4. Membantu Fokus Bisnis 
Dalam logika umum, strategi branding biasanya dijalankan sesuai visi dan misi bisnis. Tapi jika menggunakan logika terbalik, visi dan misi bisnis Anda justru bisa semakin fokus dengan melakukan branding. Misalnya bisnis katering yang melayani segala target pemesan. Di satu sisi membuka lebar target pelanggan bukanlah hal yang buruk. Tapi kalau pekerja Anda terbatas, image bisnis bisa merosot karena pelayanan kurang maksimal. Untuk menjaga kualitas, lakukan saja branding yang menegaskan fokus katering Anda pada target pemesan indekos atau para penghuni apartemen.

5. Meningkatkan Daya Saing
Selama 5 tahun terakhir, aktivitas branding di media sosial sudah semakin menunjukkan pengaruh yang penting terhadap image brand dan keputusan pembelian oleh target pelanggan. Tentu saja brand Anda tidak menjadi pemain tunggal dalam aktivitas branding di media sosial. Namun strategi branding yang tepat sasaran akan mampu meningkatkan daya saing, sekaligus memungkinkan 

Anda menetapkan harga jual yang lebih tinggi. Hal ini sesederhana penggunaan tone dalam rutinitas posting di timeline. Tone yang tepat akan menimbulkan kedekatan emosional dari target pelanggan. Selain itu, brand yang telah mengantongi hak merek juga memiliki nilai lebih karena nama brand mereka memiliki perlindungan hukum ketimbang brand yang tidak memiliki hak merek.

6. Merespons Perubahan Perilaku dan Menciptakan Loyalitas Pelanggan 
Seperti halnya kesuksesan yang datang melalui proses, dampak positif branding pun juga membutuhkan waktu. Tidak ada kesuksesan yang datang sekejap dalam kondisi yang biasa-biasa saja. Bahkan kebiasaan pelanggan menggunakan brand tertentu dalam kesehariannya, juga tidak terjadi secara tiba-tiba. Jika di masa mendatang pelanggan ini mengalami perubahan perilaku, mungkin saja dia beralih ke produk lain yang dianggapnya lebih bermanfaat. Kemungkinan seperti ini bisa menjadi kabar baik sekaligus tantangan bagi proses branding. Kabar baik karena brand Anda harus bisa mengisi celah kecil dalam perubahan perilaku 

pelanggan. Tapi juga menjadi tantangan karena Anda perlu mengembangkan strategi branding agar pelanggan tidak berpaling ke brand pesaing. Melalui pemahaman mendalam tentang branding, jejak kesuksesan sebuah bisnis bisa lebih terukur. Sempurnakan branding Anda dengan menyusun fase-fase pemasaran agar kesadaran merek (brand awareness) semakin menancap tajam di benak pelanggan.